Website Resmi
Pemerintah Desa Martadah Baru
Kabupaten Tanah Laut

Desa
Martadah Baru

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi
Pelayanan Kantor Desa buka Senin–Jumat pukul 08.00–14.00 WITA Pengumuman jadwal pelayanan kantor desa Selamat datang di Website Resmi Desa Martadah Baru Tanah laut Transparansi Informasi untuk Masyarakat. Informasi

Info

Berita Nasional

Mengenal Profil Menteri Koperasi yang Baru Dilantik : Ferry Juliantono

Jakarta, 8 September 2025 – Kabar baru datang dari dunia perkoperasian Indonesia. Ferry Joko Juliantono, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), hari ini resmi dilantik menjadi Menteri Koperasi. Ferry dilantik menggantikan Budi Arie, menteri koperasi sebelumnya. Pelantikan ini menjadi sorotan karena Ferry dikenal sebagai sosok yang aktif mendorong perubahan, khususnya dalam bidang rebranding dan digitalisasi koperasi.

Ferry Juliantono lahir di Jakarta pada 27 Juli 1967. Latar belakangnya cukup berwarna, mulai dari dunia aktivisme, organisasi sosial, hingga birokrasi. Ia bukan orang baru dalam perjuangan rakyat. Bahkan, pada 2008 lalu, Ferry sempat ditahan sebagai tahanan politik karena memimpin aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM. Dari situ, namanya dikenal luas sebagai sosok yang vokal membela kepentingan masyarakat kecil.

Ferry menyelesaikan S1 Akuntansi di Universitas Padjadjaran (1993), lalu melanjutkan S2 Hubungan Internasional di Universitas Indonesia (2006) dengan fokus pada ekonomi politik internasional. Kombinasi pengalaman aktivisme dan latar akademis inilah yang membentuk karakter Ferry sebagai teknokrat sekaligus pejuang rakyat.

Saat dipercaya menjadi Wakil Menteri Koperasi pada Oktober 2024, Ferry langsung membuat gebrakan. Ia menekankan tiga hal penting :

  1. Rebranding Koperasi – koperasi harus punya citra baru yang lebih segar, modern, dan relevan dengan anak muda.
  2. Pendekatan Tekun & Profesional (Teknokratik) – mengelola koperasi tidak bisa asal-asalan, harus dengan data, strategi, dan perencanaan yang matang.
  3. Digitalisasi – koperasi harus hadir di era digital. Salah satu inovasi yang diluncurkan adalah aplikasi diPasar, platform belanja kebutuhan pangan yang menghubungkan langsung masyarakat dengan koperasi, lengkap dengan layanan antar ke rumah.

Program-program ini dianggap sebagai langkah penting untuk mengangkat koperasi dari citra lama yang identik dengan simpan pinjam saja, menuju koperasi yang benar-benar jadi kekuatan ekonomi rakyat.

Selain di pemerintahan, Ferry juga aktif di berbagai organisasi. Ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Syarikat Islam (2021–2026), organisasi Islam bersejarah yang punya perhatian besar pada ekonomi kerakyatan. Ferry juga dipercaya sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) periode 2024–2028, dipilih secara aklamasi oleh para alumni.

Ia pun aktif di berbagai lembaga seperti Dewan Tani Indonesia, Inkoptan, hingga Dekopin, yang semua berkaitan erat dengan dunia pertanian dan koperasi. Hal ini menunjukkan bahwa Ferry tidak hanya bicara di level konsep, tapi juga benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Kini, setelah resmi menjadi Menteri Koperasi per 8 September 2025, publik menaruh harapan besar pada Ferry. Sebagai menteri, ia akan punya ruang lebih luas untuk mewujudkan visinya dibandingkan saat menjadi Wamenkop. 

Dalam sambutan singkatnya setelah dilantik, Ferry menegaskan : "Koperasi harus jadi tulang punggung ekonomi rakyat. Kita tidak boleh terjebak pada koperasi gaya lama. Koperasi harus adaptif, modern, inklusif, dan digital, tapi tetap berpijak pada semangat gotong royong.”

Meski begitu, tugas Ferry tidak ringan. Ada beberapa tantangan yang harus ia hadapi, antara lain : 

  1. Mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi yang sering dicap ketinggalan zaman.
  2. Membuktikan bahwa koperasi bisa bersaing dengan perusahaan swasta besar di era digital.
  3. Memberdayakan koperasi desa agar benar-benar bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Namun dengan pengalaman panjang, jejaring sosial-politik yang luas, serta visi digitalisasi yang kuat, Ferry Juliantono diharapkan mampu membawa koperasi Indonesia masuk ke era baru : koperasi modern yang benar-benar berdaya saing.

Harapan besar kini tertumpu padanya: menghadirkan koperasi yang bukan hanya slogan, tapi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi rakyat Indonesia. 

Komentar

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Total Populasi Desa Martadah Baru

915 915

856 1771

1771

1771 1771

TOTAL : 1771 ORANG

915

LAKI-LAKI

856

PEREMPUAN

Lokasi Kantor Desa

Alamat:Jl. Tarini No 2009 RT 07 RW 02 Desa Martadah Baru Kec. Tambang Ulang Kab. Tanah Laut Kode Pos 70854
Desa : Martadah Baru
Kecamatan : Tambang Ulang
Kabupaten : Tanah Laut
Kodepos : 54114

Peta Wilayah Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran:Rp 1.255.858.644,00
Realisasi:RP 1.100.995.536,51

87.67%

Belanja

Anggaran:Rp 2.243.578.115,60
Realisasi:RP 2.045.484.075,00

91.17%

Pembiayaan

Anggaran:Rp -104.804.018,40
Realisasi:RP 12.426.440,19

-11.86%

APBDes 2025 Pendapatan

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa

Anggaran:Rp 0,00
Realisasi:RP 4.318.000,00

100%

Dana Desa

Anggaran:Rp 1.064.496.000,00
Realisasi:RP 893.628.400,00

83.95%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran:Rp 50.371.146,00
Realisasi:RP 50.371.146,00

100%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 121.391.498,00
Realisasi:RP 121.391.498,00

100%

Bantuan Keuangan Provinsi

Anggaran:Rp 18.600.000,00
Realisasi:RP 18.600.000,00

100%

Bunga Bank

Anggaran:Rp 1.000.000,00
Realisasi:RP 12.686.492,51

1268.65%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran:Rp 1.519.864.430,60
Realisasi:RP 1.402.475.335,00

92.28%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran:Rp 445.481.685,00
Realisasi:RP 418.362.740,00

93.91%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran:Rp 108.167.000,00
Realisasi:RP 107.606.000,00

99.48%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran:Rp 119.665.000,00
Realisasi:RP 66.640.000,00

55.69%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran:Rp 50.400.000,00
Realisasi:RP 50.400.000,00

100%

Website Resmi
Pemerintah Desa Martadah Baru
Kabupaten Tanah Laut

Desa
Martadah Baru

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi

Berita Nasional

Mengenal Profil Menteri Koperasi yang Baru Dilantik : Ferry Juliantono

Jakarta, 8 September 2025 – Kabar baru datang dari dunia perkoperasian Indonesia. Ferry Joko Juliantono, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), hari ini resmi dilantik menjadi Menteri Koperasi. Ferry dilantik menggantikan Budi Arie, menteri koperasi sebelumnya. Pelantikan ini menjadi sorotan karena Ferry dikenal sebagai sosok yang aktif mendorong perubahan, khususnya dalam bidang rebranding dan digitalisasi koperasi.

Ferry Juliantono lahir di Jakarta pada 27 Juli 1967. Latar belakangnya cukup berwarna, mulai dari dunia aktivisme, organisasi sosial, hingga birokrasi. Ia bukan orang baru dalam perjuangan rakyat. Bahkan, pada 2008 lalu, Ferry sempat ditahan sebagai tahanan politik karena memimpin aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM. Dari situ, namanya dikenal luas sebagai sosok yang vokal membela kepentingan masyarakat kecil.

Ferry menyelesaikan S1 Akuntansi di Universitas Padjadjaran (1993), lalu melanjutkan S2 Hubungan Internasional di Universitas Indonesia (2006) dengan fokus pada ekonomi politik internasional. Kombinasi pengalaman aktivisme dan latar akademis inilah yang membentuk karakter Ferry sebagai teknokrat sekaligus pejuang rakyat.

Saat dipercaya menjadi Wakil Menteri Koperasi pada Oktober 2024, Ferry langsung membuat gebrakan. Ia menekankan tiga hal penting :

  1. Rebranding Koperasi – koperasi harus punya citra baru yang lebih segar, modern, dan relevan dengan anak muda.
  2. Pendekatan Tekun & Profesional (Teknokratik) – mengelola koperasi tidak bisa asal-asalan, harus dengan data, strategi, dan perencanaan yang matang.
  3. Digitalisasi – koperasi harus hadir di era digital. Salah satu inovasi yang diluncurkan adalah aplikasi diPasar, platform belanja kebutuhan pangan yang menghubungkan langsung masyarakat dengan koperasi, lengkap dengan layanan antar ke rumah.

Program-program ini dianggap sebagai langkah penting untuk mengangkat koperasi dari citra lama yang identik dengan simpan pinjam saja, menuju koperasi yang benar-benar jadi kekuatan ekonomi rakyat.

Selain di pemerintahan, Ferry juga aktif di berbagai organisasi. Ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Syarikat Islam (2021–2026), organisasi Islam bersejarah yang punya perhatian besar pada ekonomi kerakyatan. Ferry juga dipercaya sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) periode 2024–2028, dipilih secara aklamasi oleh para alumni.

Ia pun aktif di berbagai lembaga seperti Dewan Tani Indonesia, Inkoptan, hingga Dekopin, yang semua berkaitan erat dengan dunia pertanian dan koperasi. Hal ini menunjukkan bahwa Ferry tidak hanya bicara di level konsep, tapi juga benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Kini, setelah resmi menjadi Menteri Koperasi per 8 September 2025, publik menaruh harapan besar pada Ferry. Sebagai menteri, ia akan punya ruang lebih luas untuk mewujudkan visinya dibandingkan saat menjadi Wamenkop. 

Dalam sambutan singkatnya setelah dilantik, Ferry menegaskan : "Koperasi harus jadi tulang punggung ekonomi rakyat. Kita tidak boleh terjebak pada koperasi gaya lama. Koperasi harus adaptif, modern, inklusif, dan digital, tapi tetap berpijak pada semangat gotong royong.”

Meski begitu, tugas Ferry tidak ringan. Ada beberapa tantangan yang harus ia hadapi, antara lain : 

  1. Mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi yang sering dicap ketinggalan zaman.
  2. Membuktikan bahwa koperasi bisa bersaing dengan perusahaan swasta besar di era digital.
  3. Memberdayakan koperasi desa agar benar-benar bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Namun dengan pengalaman panjang, jejaring sosial-politik yang luas, serta visi digitalisasi yang kuat, Ferry Juliantono diharapkan mampu membawa koperasi Indonesia masuk ke era baru : koperasi modern yang benar-benar berdaya saing.

Harapan besar kini tertumpu padanya: menghadirkan koperasi yang bukan hanya slogan, tapi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi rakyat Indonesia. 

Komentar

Beri Komentar

Komentar Facebook